Rabu. Pengusaha bus atau angkutan umum disarankan belajar dari sejumlah kecelakaan yang masuk kategori menonjol di kepolisian. Salah satunya, kecelakaan bus Kurnia Bakti di jalur Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, 10 Februari silam.
“Kita belajar dari kasus Cisarua, kalau kita lihat ini pengusaha angkutan umum harus bertanggung jawab sekali. Karena memang mereka tidak ada upaya dalam mengecek kendaraan ini,” kata Juru Bicara Mabes Polri Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (14/2).
Saud mengatakan, perusahaan bus Kurnia menempatkan petugas pengecekan di perempatan Taman Safari, Cisarua. Tapi petugas cuma mengecek jumlah penumpang, bukan kelaikan kendaraan. Padahal mesin bus sempat mengelurkan asap tebal. Penumpang sudah mengingatkan, namun diabaikan.
“Sejak dari Puncak sudah ada kendala, rem tidak berfungsi dengan baik dan sempat diperbaiki hanya sementara. Seharusnya dilakukan uji coba dulu apakah berfungsi atau tidak. Ini yang harus diperhatikan karena banyak penumpang yang menjadi korban,” kata Saud.
Ke depan, kata Saud, polisi akan selalu menanyakan tanggung jawab pengusaha angkutan dalam setiap kecelakaan. Pengusaha jangan hanya memikirkan keuntungan, melainkan juga keselamatan penumpang.
Wakil Kepala Korps Lalu-Lintas Mabes Polri Brigadir Jenderal Didik Purnomo menjelaskan, kategori kecelakaan menonjol di kepolisian dilihat dari empat unsur, yakni jumlah korban tewas lebih dari lima orang. Kecelakaan melibatkan pejabat muspida, melibatkan korps diplomatik dan korps konsulat, serta melibatkan anggota TNI/Polri.
“Kriteria yang paling banyak terjadi pada 2012 utamanya adalah dengan korban massal. Kasus yang masih dalam ingatan kita, pertama adalah tugu tani menelan korban 9 orang meninggal, kemudian Sumedang dengan korban 12 orang meninggal, dan terakhir kasus di Ciasarua korban meninggal dunia 14 orang,” kata Didik.
Didik mengatakan, polisi bekerjasama dengan sejumlah instansi berupaya agar kejadian serupa tidak terulang. Polisi tengah menyusun beberapa program untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara.