Purwa Tjaraka; Tak Bisa Lepas Dari Musik

purwa1

Sejak kecil orangtuanya sudah mengenalkan berbagai jenis musik. Dari sering mendengarkan musik itulah Purwa kecil berkeinginan kursus piano

Velly Kristiani; Belajar Mandiri Dari Anak Rantau

velly1

Ada pepatah kuno mengatakan ‘belajarlah sampai negeri cina’, hal itu mungkin yang mengilhami Velly Kristianti, Direktur sekaligus pemiliki merk franchise

Gilang Ramadhan; Sukses Berkarir, Suksen Berumah Tangga

gilang1

Selain sukses dalam berkarir, Gilang juga sukses dalam membangun rumah tangganya. Tak sekalipun terdengar gossip miring yang ditujukan kepadanya

Harvey Malaihollo; Keluarga Adalah Hidupnya

8 August, 2011

Ia memang pantas dijuluki sebagai macan festival, dari kemampuannya melantunkan tembang-tembang indah nan merdu dibanyak festival itu telah menghasilkan banyak penghargaan. Beberapa waktu lalu, pemilik nama lengkap Harvey Benjamin Malaihollo ini meluncurkan album berisi 12 lagunya yang hits sepanjang 30 tahun berkarir berjudul ‘Reflection of Harvey Malaihollo (Greatest Hits 1987-2007)’.

Ditemui di kediamannya yang asri di Komplek Tamansari Persada, Jati Bening Bekasi,  laki-laki kelahiran Jakarta, 3 Mei 1962 ini, kembali mengurai kenangan masa lalunya yang menurutnya sangat indah dan berkesan. Harvey dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat menghargai arti kebersamaan dan cinta dalam sebuah keluarga. Bukan itu saja Harvey juga mengaku sangat besyukur bahwa di dalam tubuhnya mengalir deras darah seni yang kelak membawanya menjadi seorang penyanyi yang memiliki banyak penggemar.

Istilah buah jatuh tak jauh dari pohonnya memang pas ditujukan padanya. Semua orang tentu masih mengingat sang ‘buaya keroncong’ almarhum Bram ‘aceh’ Titaley, kakeknya inilah yang mengendus talenta Harvey saat ia masih remaja yang lantas mengasah bakat Harvey sehingga Harvey memiliki karier yang luar biasa di blantika musik Indonesia, bahkan di mancanegara. “Almarhum kakek, ayah dan ibu saya memang memiliki peran yang sangat besar dalam karir saya,” papar ayah dua orang buah hati ini.

Alumus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia ini mengakui bahwa musik merupakan bagian dalam kehidupannya sejak ia masih kecil, “Sejak masih kecil saya tak pernah absen menyaksikan acara-acara musik yang ada di televisi, waktu itu televisi di Indonesia cuma TVRI,” ungkap ayah dari Joshua Malaihollo dan Benjamin Malaihollo ini mengenang.

Walau sudah sering menyanyi sejak umur delapan tahun, karir dibidang tarik suara secara professional laki-laki berdarah maluku ini dimulai sejak ia menjuarai kejuaraan Bintang Radio Dan Televisi Remaja se-DKI yang digelar Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) ditahun 1975 dan kemudian menjurai kejuaraan yang sama untuk tingkat nasional di tahun 1976. selama perjalanan karirnya tak kurang dari tiga belas penghargaan diberbagai festival menyanyi di dalam dan di luar negeri.

Laki-laki yang pernah tampil  dalam ajang musik North Sea Jazz Festival ini mengakui bahwa kesuksesan yang ia raih tak bisa lepas dari dukungan keluarganya. Ia juga masih mengingat betul , ketika ia bersama kedua orangtua dan kedua adiknya menaiki vespa. Mereka berlima membelah Jakarta. Tujuannya, mengantarnya bernyanyi dari satu tempat ke tempat lainnya.

Harvey mengisahkan, di keluarganya terdapat anggapan yang kuat adanya korelasi antara pendidikan formal dan seni tarik suara. Terlepas dari itu, Harvey muda menghabiskan waktunya dengan keceriaan yang berselimut cinta bersama orangtua dan kedua adiknya. Hal itu sangat membekas dalam dirinya. “Itu menjadi salah satu cermin saya untuk menjunjung tinggi arti cinta dalam sebuah keluarga,” tutur suami dari  Lolita Malaihollo ini.

Laki-laki  bersuara khas dengan nada panjang itu ini menilai, keluarga selalu menjadi muara dari seluruh pencarian makna kehidupannya. “Keluarga adalah hidup saya. Apa pun yang saya upayakan akan kembali kepada keluarga,” kata dia, serius. Namun, meskipun tidak mengaku romantis, Harvey selalu menjaga kemesraan bersama istrinya. Mulai berjalan dengan menggandeng tangan hingga melancong ke luar negeri berdua saja, bak mengulang masa berpacaran mereka yang berlangsung selama lima tahun.

Ia merasa hangat di tengah keluarga, saat waktu luangnya diisi dengan berkumpul di rumah, menonton televisi, atau sekadar berbincang-bincang. “Kadang saya dan Joshua rebutan remote control televisi,” katanya sembari tertawa. Sesekali, ia pun memanjakan keluarga dengan membawa mereka liburan selama akhir pekan. “Biasanya kalau liburan sekolah, kita pasti liburan bersama,” ujar sulung dari tiga bersaudara ini.

Mengomentari perkembangan perempuan saat ini, Harvey mengatakan bahwa saat ini perempuan memang memiliki lebih banyak kesempatan untuk dapat mengembangkan kemampuannya dibebagai bidang, “Sepertinya bukan di Indonesia saja fenomena ini terjadi, tapi juga dibanyak negara, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Lihat saja di Amerika Serikat, Hilary Clinton tengah berusaha menjadi perempuan pertama yang menjadi presiden AS,” papar laki-laki yang memiliki motto ora et labora ini.

Soal perempuan cantik, seperti laki-laki normal lainnya, Harvey berpendapat bahwa laki-laki termasuk dirinya pada awalnya akan selalu melihat secara fisik tentang perempuan cantik, “Sepertinya sangat klise ya jika kaum lelaki akan menilai inner beauty terlebih dulu, walaupun pada kenyataanya Inner beauty itulah yang akhirnya muncul sebagai penilaian terakhir buat saya untuk menilai perempuan itu cantik atau tidak,” imbuh putra dari pasangan (Alm) D.B. Malaihollo dan M. Malaihollo ini.


Give a comment?