News Index

Benny: KPK harus Temukan Pola Korupsi di DPR

28 January, 2012

Sabtu. Komisi Pemberantasan Korupsi harus menemukan pola korupsi yang terjadi di DPR. Pola itu bisa ditemukan KPK dengan memaksimalkan pemeriksaan terhadap Wa Ode Nurhayati yang kini ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta, Kamis (26/1) kemarin.

“Dengan kasus ini yang diharapkan adalah ditemukannya pola-pola yang sifatnya ajeg dan sistematik di DPR. Kalau pola sudah ditemukan, KPK harus membuat rekomendasi atau strategi pencegahan korupsi,” kata Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (27/1).

KPK menahan anggota DPR dari Partai Amanat Nasional Wa Ode Nurhayati di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (26/1) malam. Wa Ode dinilai bersalah karena mendapat fee sebesar Rp6 miliar dari tiga kabupaten di Aceh dalam Proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Menurut Benny, rekomendasi tersebut nantinya akan digunakan untuk pencegahan pola yang sama. “rekomendasi tersebut nantinya bisa digunakan KPK untuk mengurai pola-pola korupsi yang kerap berjalan,” tambahnya.

Namun, ia menampik dorongan tersebut berarti Bidang Penindakan KPK tak berfungsi. Malah, ia menyebut tak tahu persis bagaimana bidang tersebut bekerja. “Saya tak tahu persis, tanya mereka. Itu yang sama minta untuk ditemukan. Pola seperti apa ya terserah, kalau saya tahu ya buat apalagi,” kata Benny.


Give a comment?